Anjungan Budaya Polewali Mandar Lengkapi Kekayaan Budaya di Yogya
Jogja – Keanekaragaman budaya dari berbagai macam daerah di Indonesia yang melebur menjadi satu di Yogyakarta diharapkan dapat menjadi kekayaan sekaligus sarana untuk belajar bagi siapa saja. Kebudayaan dari berbagai daerah yang ada di kota gudeg ini pun diharapkan mampu menjadi alat pemersatu bangsa.Berbagai asrama mahasiswa dari masing-masing daerah di Indonesia yang ada di Yogyakarta ini pun dapat menjadi sarana saling bertukar informasi antar mahasiswa dan pelajar se-Nusantara. Keberadaan Asrama mahasiswa yang dijadikan Anjungan budaya menjadi salah satu kekayaan yang dimiliki Yogyakarta.
Hal tersebut disampaikan Walikota Yogyakarta Herry Zudianto saat meresmikan Anjungan Budaya Nusantara Polewali Mandar di Asrama Mahasiswa Polewali di Jalan Taman Siswa Gg. Brojohito Yogyakarta, Jumat (24/9).
Menurut Herry, siapapun yang tinggal di Yogyakarta yang datang dari berbagai daerah termasuk yang tinggal dan menetap di Yogyakarta, diharapkan mampu dan bisa mencintai serta ikut membangun Jogja, khususnya dalam hal pariwisata. Dikatakan Herry, didirikannya anjungan budaya ini untuk mendorong siapapun yang belajar di Jogja dan ikut melestarikan budaya Jogja. “Saya harap anjungan budaya yang ada di Jogja, termasuk anjungan budaya polewali yang ada di asrama mahasiswa ini bisa menjadi “Jogja banget” yang memiliki jiwa dan roh bagi Jogja,” katanya saat memberikan sambutan.
Peresmian Anjungan Budaya Nusantara Polewali Mandar yang juga dihadiri Sekda Kabupaten Polewali Mandar, HM Natsir bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Polewali ini menjadi yang ke 10 Anjungan Budaya Nusantara yang dimiliki Yogyakarta. Diharapkan asrama dan anjungan budaya nusantara ini mampu merajut sekaligus mempererat persatuan dan sebagai alat komunikasi sosial bagi masyarakat.
Walikota Yogyakarta juga mengucapkan terima kasih dan menyambut baik serta bahagia karena surat yang ditujukan kepada pemerintah kabupaten Polewali Mandar direspon sehingga Asrama dan Anjungan Budaya Nusantara ini dapat berdiri. “Saya berharap ini menjadi penyemangat dan mampu diikuti daerah lain yang ingin mendirikan anjungan budaya di Yogyakarta,” imbuhnya.
Herry Zudianto juga menyinggung perihal rencana pembangunan XT Square (eks terminal Umbulharjo, yang diharapkan dapat mendukung pariwisata DIY dan memberi kesempatan agar budaya daerah ikut maju dan dikenal di Yogyakarta. Pemerintah kota Yogyakarta pada Juli 2011 direncanakan akan mendirikan Zona Nusantara di areal XT Square (eks terminal Umbulharjo),yang digunakan untuk menampung kerajinan di seluruh Indonesia yang dapat dipromosikan sekaligus pusat penjualan kerajinan nusantara.*(eyu)
Label: anjungan budaya, asrama mahasiswa, budaya, jogja, nusantara, polewali mandar, seni, yogyakarta

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda